Kali ini gue bakalan cerita tentang peliharaan. Gue tampaknya sudah cukup makan asam garam (garam kok asam?) dalam urusan memelihara (dan mematikan) binatang.
Waktu gue SD, gue pernah melihara marmut sepasang (yang pasti cewe cowo ya..). Lumayan lama gue pelihara marmut itu baik-baik dengan penuh kasih sayang dan cinta (lebay banget lo) bahkan sampe marmut itu hamil dan dia MELAHIRKAN sodara-sodara. Tapi sayang, akibat kesibukan gue yang amat sangat waktu itu (main maksudnya) yang membuat gue lupa untuk merawat dan ngasih makan marmut-marmut itu. Dan beberapa hari kemudian marmut-marmut malang itupun mati.
Gak lama-lama setelah itu, bokap gue ngebeliin lagi sepasang kelinci. Kali ini gue gak mau mengulangi kesalahan yang sama. Gue pelihara kelinci itu baik-baik. Tapi akibat kesalahan gue yang jarang ngasih kelinci-kelinci itu makan. Akhirnya kelinci-kelinci itu pun menyusul marmut-marmut malang gue alias kelinci itu mati.
Gue sempet trauma untuk memelihara hewan lagi. Tampaknya gue gak bakat dalam urusan memelihara binatang. Itu juga sebenernya kesalahan gue juga sih, dan akibat kepolosan seorang anak SD.. hehehehe. Akhirnya gue memutuskan untuk tidak memelihara hewan untuk beberapa saat.
Sampai akhirnya gue masuk SMP, gue punya temen yang melihara kucing persia. Gue liat-liat kucing persia lucu juga. Mulai dari bulunya yang lebat, badannya yang keliatan gemuk, dan kebiasaannya yang super malas tampaknya cocok buat jadi binatang peliharaan. Selain bisa di ajak main-main karena terlalu malas, kucing itu juga gak ada kemungkinan untuk kabur jauh-jauh karena hobinya tidur.
Akhirnya keinginan gue untuk memelihara hewan peliharaan pun muncul lagi. Gue sempet googling tentang cara-cara pemeliharaan kucing yang baik karena gue gak mau ketika gue melihara kucing nanti bakalan mati lagi. Setelah gue rasa cukup tentang info-info dalam melihara kucing, gue googling tentang harga kucing persianya.
Pas ngeliat-liat berapa harga seekor kucing persia, gue kaget ngeliat harga-harga kucing persia. ASTAGANAGABONARJADIJADIAN, mahal gile. Harga kittennya aja alias anak kucingnya hampir satu setengah juta!!!! dan yang dewasa harganya variasi mulai ada yang tiga jutaan sampe yang dua belas juta!! (kenapa jadi kayak promo gini yak?). Harga segitu nampaknya belum cocok dengan isi dompet gue, dan gue pun mengurungkan diri untuk beli kucing persia.
Setelah berapa lama, gue denger berita bahwa kucing persia sepupu gue itu baru melahirkan. Ini adalah kesempatan gue untuk meminta salah satu anak kucing dia. Walaupun kucingnya itu dia kawinin sama kucing kampung tapi gakpapa, yang penting masih ada darah persianya.. hehehe.
Akhirnya gue capcus ke rumah saudara gue, dan meminta anak kucing itu dan gue pun di kasih satu (yayy..). Sampai sekarang, kucing itu pun masih hidup dengan damai di rumah gue. Semoga kejadian-kejadian yang dulu pernah menimpa peliharaan gue sebelumnya, gak bakal kejadian lagi di kucing gue ini. AMIN :D
Tidak ada komentar:
Posting Komentar