Selasa, 30 Oktober 2012

Kacaunya Pendidikan di Negeri Ini

Saya cukup prihatin dengan kondisi pendidikan di negeri ini. Usaha pemerintah untuk membuat biaya sekolah menjadi gratis justru menurunkan kualitas pendidikan yang ada di negeri ini.

Sewaktu saya SMP, saya bersekolah di salah satu sekolah negeri yang biaya sekolahnya sudah pasti gratis. Tetapi metode pembelajaran di sana boleh dibilang sangat kacau. Dimulai dari bahan atau materi yang di ajarkan, jikalau dibandingkan dengan sekolah lain materi sudah diajarkan pasti sudah lebih jauh dibandingkan sekolah saya waktu itu. Lalu dari oknum guru sendiri, banyak sekali guru yang masuk kelas sangat jarang bahkan sampai ada yang SEBULAN SEKALI. Ini yang membuat banyak siswa/i jadi kurang mengerti dalam materi dan membuat semakin maraknya para siswa/i di negeri yang melakukan UN atau Ujian Negara dengan bantuan contekkan karena memang materi yang ia terima benar-benar kurang.

Senin, 29 Oktober 2012

Link Lomba Blog KPK

http://lombablogkpk.tempo.co/index/tanggal/287/Byan%20Caesarsi%20Kusuma.html

Andai Aku Menjadi Ketua KPK

Ngomong-ngomong soal KPK, saya jadi ingat waktu salah satu guru di sekolah saya bilang bahwa untuk mengatasi korupsi di negeri ini sebetulnya tidak usah repot-repot. Cukup sediakan kolam/bak berukuran besar di depan Monumen Nasional (Monas) lalu mengumpulkan para koruptor di dalam kolam/bak tersebut dan menjadi ajang rekreasi tambahan di Monas untuk melihat langsung wajah-wajah para koruptor.

Itu memang hal lucu, yang memang membuat saya tertawa juga waktu itu. Tapi kalo menurut saya sendiri, masalah korupsi di negeri ini bisa di cegah atau di atasi dari jenjang pendidikan terlebih dahulu. Karena menurut saya SISTEM PENDIDIKAN itu yang menentukan potret dari sebuah bangsa.